Jumat, 17 Februari 2012

Kesadaran Pejabat Bayar Pajak Masih Rendah

Wakil bupati Kepahiang Bambang Sugianto, SH, MH mengatakan bahwa salah satu item untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten Kepahiang adalah pajak parkir berlangganan yang mana setiap mobil dinas dikenai 25ribu/bulan dan motor dinas 15ribu/bulan. Namun hal ini masih sering diabaikan oleh pejabat eselon yang telah diberi kepercayaan untuk menggunakan mobil dinas dan motor dinas ini. Banyak pejabat eselon belum membayar pajak parkir berlangganan.





“Berdasarkan laporan yang ada dan membaca surat kabar hari ini saya melihat masih banyak mobil dinas dan motor dinas yang belum bayar pajak parkir. Padahal ini merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah Kepahiang untuk kepentingan masyarakat walaupun tidak secara langsung. Bagaimana kita mau mengajak masyarakat untuk sadar pajak, jika PNS yang menjadi tauladan itu sendiri masih tidak sadar pajak,” kata Wakil Bupati Kepahiang.    
 
“Pajak parkir bukan mengada-ada saja. Ini memiliki landasan hukum yang mana tertuang dalam Perda Kabupaten Kepahiang tentang Pendapatan Daerah. Maka dari itu saya menghimbau kepada pejabat eselon yang mendapat mobil dinas dan motor dinas agar dapat melunasi pajak parkir ini. Menurut laporan baru mobil dinas bupati, wakil bupati, sekda dan beberapa pejabat DPRD saja yang baru lunas pajak parkir ini. Akan lebih baik lagi tentunya jika PNS yang memiliki motor pribadi juga berpartisipasi untuk ikut membayar pajak parkir ini,” tambah wakil bupati.
 
Hal tersebut disampaikan wakil bupati saat apel gabungan pemerintah kabupaten Kepahiang yang dilaksanakan pada hari Jum’at (17/02) yang bertempat di lapangan kantor bupati Kepahiang.

4 komentar:

  1. makasih bnyak hari rabu 8 februari 2011 kmrn bpk bersedia menghadiri undangan pesta pernikahan kakak kami di kel tangsi baru kabawetan... ! itu sungguh kebanggaan bagi kami, cz jmn sekarng jarang2 ada pejabat daearah yg bisa merakyat seperti bpk. smga karier bpk tambah sukses d thn2 mendatang. amin

    BalasHapus
  2. semoga bisa jadi BD 1 G dari BD 5 G. Aminnn

    BalasHapus
  3. bapak pemimpin yg merakyat yg tidak pas kampanye sok anggap keluarga tp sdh naik dilupakan. mdh2n 2015 bpk bs nyalon sebagai BD 1 bkn BD 5 lg. Pemimpin yang bisa bergaul dengan rakyat pasti banyak pendukungnya. kami akan mendukung pemimpin seperti itu yang dekat dg rakyat tidak hanya waktu dalam kampanye. sukses buat bpk....!

    BalasHapus
  4. betul sekali pak, pejabat banyak yg muka dinding. semoga bapak tidak termasuk dalam golongan tersebut

    BalasHapus